Tampilkan postingan dengan label tbm yogyakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tbm yogyakarta. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 September 2012

Kegiatan Promosi di TBM Jovicy

     Kegiatan promosi harus terus dilakukan, agar keberadaan TBM tidak dilupakan orang. Dalam rangka menarik minat warga untuk berkunjung ke TBM Jovicy, maka TBM Jovicy mengadakan beberapa kegiatan. Adapun kegiatan tersebut antara lain yaitu :
  1. Acara nonton bersama. Terakhir pada bulan Ramadhan tahun 2012, selama beberapa malam marathon nonton film Harry Potter Seri 1 hingga 7 (merupakan film yang diadaptasi dari novel).
  2. Kelas mewarnai dan menggambar. Merupakan kegiatan yang diperuntukkan bagi anak-anak. Kegiatan ini diharapkan mampu mendekatkan anak dengan kegiatan membaca, karena acara di adakan di TBM Jovicy.
  3. Lomba menggambar. Berkerjasama dengan FKY, Jovicy mengadakan kegiatan lomba menggambar. Kegiatan ini melibatkan sekitar 100 orang anak di wilayah kelurahan Patehan.
  4. Sepeda santai. Kegiatan ini untuk mengajak anak berolahraga dan berekreasi. Berkumpul sebelum dan sesudah kegiatan di TBM Jovicy.
  5. Diskusi buku. Diskusi ini diadakan untuk memancing minat para remaja dalam membaca buku yang berisi tulisan saja (non komik/cerita bergambar).
  6. Hadiahkan Buku.  Program ini mengajak kepada masyarakat untuk memberikan hadiah buku dalam momen-momen istimewa, misal : hari ulangtahun, hari raya, dan lain-lain.
       Selain mengadakan berbagai kegiatan, TBM Jovicy juga melakukan beberapa promosi. Kegiatan promosi ini dilakukan dalam berbagai cara. Adapun promosi-promosi tersebut antara lain :
  1. Penyebaran pamflet. Kegiatan ini harus terus dilakukan secara berkala dan rutin dilakukan.  Penyebaran pamflet ini harus terus-menerus dilakukan, karena pamflet sebagai ‘pengingat’ kepada masyarakat tentang keberadaan TBM sebagai salah satu fasilitas kegiatan membaca bagi masyarakat.
  2. Perpustakaan keliling. Program ini merupakan kegiatan ‘jemput bola’ kepada pembaca. Dimana, biasanya pengurus yang ibu-ibu datang ke berbagai acara kemasyarakatan (misal: pertemuan PKK, posyandu, arisan, dan lain-lain), membawa sejumlah buku untuk ditunjukkan kepada ibu-ibu yang akan ditemui di acara-acara tersebut. Dengan dibawakan, para ibu tanpa bersusah payah dapat melihat berbagai buku, dan apabila tertarik dapat meminjamnya. Dan jika ingin tahu mengenai buku-buku lebih lanjut, maka dapat mendatangi TBM Jovicy.   
  3. Promosi dari mulut ke mulut. Memberi informasi secara lisan, kepada anak-anak tpa, anak les sempoa yang letaknya tidak jauh dari TBM Jovicy, apabila memiliki waktu luang dapat berkunjung dan bermain di TBM Jovicy. Promosi secara lisan ini juga dilakukan kepada teman-teman para pengurus TBM, sehingga teman-teman kuliah yang merupakan warga pendatang dari daerah lain pun datang ke TBM Jovicy. Selain itu, relasi bisnis (rumah tempat TBM Jovicy juga merupakan tempat usaha) dipersilahkan untuk membaca, meskipun sekedar membaca Koran.  
  4. Sosialisasi pentingnya menumbuhkembangkan minat baca kepada anak sejak usia dini. Kegiatan ini diadakan di posyandu tingkat RW.
  5. Sosialisasi keberadaan TBM, yang ruang lingkupnya di tingkat RW. [arien]
    Begitulah beberapa kegiatan promosi dan acara diadakan oleh TBM Jovicy kepada masyarakat. Di harapkan dimasa mendatang, kegiatan promosi dapat terus dilakukan, dan variasi kegiatannya dapat beraneka ragam.

Penulis : Arien Bianingrum. tbmjovicyonline.blogspot.com 

Kamis, 13 September 2012

Agar Sebuah TBM Bisa Eksis

Adakalanya TBM ini banyak dikunjungi pengunjung, namun ada kalanya TBM ini sepi sunyi senyap. Setelah saya memperhatikan dan memperhatikan siklusnya, maka saya jadi memiliki beberapa tips dalam bagaimana mengelola, dan mengembangkan TBM. Saya adalah pengelola TBM Jovicy. TBM ini berdiri sejak 2005. Jujur saja, awalnya TBM ini adalah ‘sebuah kebetulan’ semata. Karena kebetulan keluarga saya suka membaca + membeli buku (terutama jika sedang diskon dan pameran buku), maka otomatis koleksi buku di rumah kami banyak. Di tambah buku-buku tua warisan simbah, jadinya buanyaaak.

Rabu, 12 September 2012

Merenungi Peran Pemerintah dalam Eksistensi TBM

Eksistensi TBM (Taman Bacaan Masyarakat) di kota Yogyakarta secara jumlah cukup banyak jumlahnya. Kota Yogyakarta memiliki lebih dari 180 TBM. Jumlah ini masih jauh dari jumlah yang dicita-citakan pemerintah, dimana idealnya tiap RW memiliki masing-masing TBM. Berkaca dari pengalaman saya dalam mengelola TBM dan bergaul dengan sesama pengurus TBM sekota Yogyakarta karena sejak tahun 2008-2011 saya juga menjadi TBM pendamping bagi beberapa TBM lainnya, saya punya beberapa pemikiran. Saran tersebut yaitu :

Senin, 10 September 2012

Fungsi TBM


TBM (Taman Bacaan Masyarakat) adalah perpustakaan di tingkat RW. Sesuai namanya, TBM diharapkan sebagai bagian dari masyarakat. Dalam artian, dikelola oleh masyarakat, berada di tengah masyarakat, dan dipergunakan oleh masyarakat. Pengelolaan TBM di kota yogyakarta, sebagian besar telah mendapat pembinaan dan pendampingan dari Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Yogyakarta. Selain itu, tbm-tbm di kota yogyakarta yang hingga tahun 2012 ini jumlahnya 192 tbm tersebut telah memiliki wadah organisasi. Wadah tersebut adalah Forum Taman Bacaan (FTBM) Kota Yogyakarta.
Adapun, fungsi dari keberadaan TBM antara lain adalah, sebagai berikut :